Anak Kecil yang Jahil

//Anak Kecil yang Jahil

Anak Kecil yang Jahil

Di suatu kota hiduplah seorang anak lelaki, sebutlah dia dengan nama Jordan. Ia adalah anak yg jahil. Kebetulan dia mempunyai tetangga yg memelihara seekor monyet, setiap hari Jordan kerap mengerjai monyet yg terikat pada sebuah tiang tersebut. Jordan seringkali menyodorkan kue atau buah kepada sang monyet, ketika monyet itu menghampiri dia lalu berjalan mundur menjauh dari monyet tersebut hingga batas tali yang mengikat di lehernya. Dengan sangat girang Jordan melihat si monyet yang terus berusaha menggapai makanan tersebut, sambil duduk dg santainya dia beberapa kali memindahkan posisi makanan yg hendak digapai si monyet demikian seterusnya.

Hingga pada suatu hari pada musim hujan ketika Jordan menjahili monyet tersebut dg cara yg biasa ia lakukan. Dia menyodorkan sebuah pisang lalu duduk di tempat dimana batas tali yg mengikat leher sang monyet. Dan apa yg kemudian terjadi..??

Setelah berkali kali berusaha dg keras meraih pisang tersebut tiba-tiba tali yg mengikat monyet putus karena sudah usang dan lapuk terkena air hujan. Sang monyet berhasil meraih pisang tersebut dan bukan hanya itu ia juga menyerang Jordan yg tidak menyangka monyet itu akan terlepas. Jordan berlari pulang dg penuh ketakutan dan mendapati luka di beberapa bagian tubuhnya akibat cakaran si monyet. Sejak saat itu Jordan tidak berani lagi menjahili monyet tersebut serta lebih parahnya lagi dia mengalami trauma berupa ketakutan yg sangat dalam bila bertemu dg monyet.

Dalam transaksi baik dalam Forex maupun komoditi adakalanya seorang trader mengalami Floating. Baik Floating Loss maupun Floating Profit. Floating Loss adalah suatu keadaan dimana ketika transaksi beli/Buy kemudian harga bergerak turun atau ketika transaksi jual/Sell kemudian harga beranjak naik sedangkan Floating Profit adalah sebaliknya. Ada dua tindakan yg umumnya dilakukan oleh trader ketika mengalami hal tersebut yg pertama adalah memasang order Stop Loss dan Take Profit serta yg kedua adalah membiarkannya. Membiarkan atau menunggu dikala Floating Loss dg harapan harga akan kembali (bila posisi beli maka berharap harga akan kembali naik) dan sebaliknya dg posisi Jual. Lantas apa hubungannya dg Si Jordan anak yg jahil tersebut ..???. Tindakan membiarkan Floating Loss (50,100,200 point/pips dst) yg kemudian harga kembali lagi bahkan berubah menjadi Profit adalah seperti tindakan Jordan mengerjai monyet tetangganya tersebut. Nah, tindakan itu kemudian menjadi kebiasaan yg di suatu hari terdapat sebuah kejadian dimana Floating Loss tersebut menjadi besar (ratusan point)  bahkan lebih dan celakanya lagi hingga menghabiskan equity atau modal sang trader. Seperti Jordan yg terkejut ketika tali pengikat yg putus dan si monyet menyerangnya hingga akhirnya membuat dia trauma.

Demikian pula seorang trader akan mengalami kerugian dan juga trauma yg mendalam ketika posisi Floating Loss yg diharapkan kembali ternyata justru semakin dalam dan menghabiskan modalnya. Bagaimanapun juga proteksi modal dg cara memasang order Stop Loss dan Take Profit secara disiplin adalah cara yg paling bijak & tepat dalam setiap transaksi sebab fungsi utama dari Stop Loss & Take Profit adalah untuk memproteksi diri dari Fear (Takut) & Greed ( Serakah).    

We are Trader not a Gambler moreover “Anak Kecil yg Jahil”    

Semoga bermanfaat

Tulisan by Arivandro

By |2018-11-16T11:07:14+00:00November 16th, 2018|Blog|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment